Media Ma’had – Sekelompok mahasantri Ma’had Al Jami’ah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan literasi yang digelar di lingkungan Sakan Putra, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini berlangsung secara sederhana namun sarat makna, dengan konsep membaca bersama yang melibatkan seluruh peserta dalam suasana santai dan penuh semangat.
Para mahasantri tampak duduk melingkar sambil membawa buku pilihan masing-masing. Beragam jenis bacaan hadir dalam kegiatan ini, mulai dari buku pengembangan diri, novel, hingga literatur keislaman. Hal tersebut menunjukkan keberagaman minat baca sekaligus memperkaya perspektif peserta dalam memahami berbagai bidang ilmu.
Kegiatan literasi ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya membaca di kalangan mahasantri serta mengoptimalkan pemanfaatan waktu luang secara produktif. Tidak hanya sekadar membaca, para peserta juga saling berbagi isi dan pemahaman dari buku yang telah mereka baca. Diskusi ringan yang tercipta di tengah kegiatan turut menjadi ruang interaktif yang mendorong pertukaran ide dan wawasan.
Salah satu Musyrif Sakan Putra, Kaisar Fiqri Hakim, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai langkah awal membangun budaya literasi di lingkungan asrama.
“Kegiatan sederhana seperti ini justru memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten. Kami berharap mahasantri bisa menjadikan membaca sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ungkapnya.
Salah satu mahasantri yang mengikuti kegiatan ini M Dava Junaedi, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan banyak manfaat.
“Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara kami,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan literasi ini diinisiasi sebagai upaya membangun kebiasaan positif di lingkungan asrama. Dengan metode yang sederhana namun konsisten, diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan minat baca serta membentuk karakter mahasantri yang gemar belajar.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan intelektual dan spiritual di Ma’had Al Jami’ah. Dengan demikian, budaya literasi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi tradisi yang berkelanjutan di kalangan mahasantri.
Penulis: Damus
Editor: Rafly
